Kisah Sukses Merdi, Anak Asli PALI Berawal dari Beasiswa Gratis PHR Zona 4

banner 120x600
banner 468x60

LON.COM, PALI – Harapan anak-anak muda di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk menembus dunia industri migas kini semakin terbuka lebar. PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program Beasiswa Non-Ikatan Dinas.

Berkolaborasi dengan Politeknik Akamigas Palembang, PHR Zona 4 telah memberikan kesempatan emas kepada 26 putra daerah PALI yang tinggal di sekitar wilayah operasi PEP Adera Field dan PEP Pendopo Field untuk menempuh pendidikan D3 secara gratis.

Program ini menyasar pelajar berprestasi yang memiliki keterbatasan ekonomi. Sejak digulirkan pada 2014, beasiswa ini konsisten menjadi “tiket emas” bagi generasi muda lokal untuk mengubah masa depan. Bahkan, program ini dipastikan kembali berlanjut pada tahun 2026.

Manager Community Involvement & Development (CID) PHR, Iwan Ridwan Faizal, menegaskan bahwa program ini tidak sekadar bantuan pendidikan, tetapi investasi jangka panjang bagi daerah dan ketahanan energi nasional.

“Program beasiswa ini mendorong anak-anak muda berprestasi di sekitar wilayah operasi agar dapat berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan energi nasional sekaligus pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujarnya.

Tak hanya memberikan biaya pendidikan, PHR Zona 4 juga memastikan proses seleksi berjalan ketat dan transparan. Para calon penerima beasiswa harus melewati tahapan seleksi administrasi, psikotes, wawancara, hingga medical check up. Selama masa studi, para penerima juga mendapatkan pendampingan intensif.

Hasilnya pun nyata. Sebagian besar alumni program ini telah sukses meniti karier di industri migas.

Salah satu kisah inspiratif datang dari Merdi Sariansyah, putra asli PALI tepatnya Desa Betung Barat Kecamatan Abab Kabupaten PALI yang menjadi penerima beasiswa SKK Migas–PHR Zona 4. Ia menempuh pendidikan di jurusan Teknik Eksplorasi Produksi Migas di Politeknik Akamigas Palembang pada 2014–2017.

Berkat kesempatan tersebut, Merdi kini berhasil berkarier di industri migas, bahkan menjadi bagian dari Pertamina EP Adera setelah melalui proses rekrutmen ketat secara nasional.

“Alhamdulillah, saya bisa bekerja di tempat saya dulu menerima beasiswa, yaitu Adera Field. Program ini sangat berdampak bagi hidup saya. Bahkan, saya bisa menyekolahkan dua adik saya hingga sarjana,” ungkapnya.

Merdi yang merupakan buah hati pasangan Basarudin (Basar) dan Saidiah ini pun mengajak generasi muda PALI lainnya untuk tidak ragu memanfaatkan peluang ini.

“Bagi adik-adik yang punya tekad kuat tapi terkendala biaya, ini adalah kesempatan besar. Masa depan kalian masih terbuka lebar,” pesannya. Dikutip dari laman Citrasumsel

Program beasiswa ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia industri dan pendidikan mampu mencetak generasi unggul sekaligus membuka jalan bagi anak daerah untuk bersaing di tingkat nasional hingga global. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *