Perayaan HUT Ke-13 Kabupaten PALI, Jadikan Momentum Panggung Ekonomi Pelaku Usaha UMKM Naik Kelas

banner 120x600
banner 468x60

PALI – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tahun ini tak sekadar seremoni. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PALI justru menjadikannya sebagai momentum “panggung ekonomi” bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk naik kelas.

Melalui Dinas Koperasi dan UKM, ratusan pelaku UMKM yang telah terdaftar dipastikan ambil bagian dalam bazar besar yang akan dipusatkan di kawasan Gelora November. Bazar ini diproyeksikan menjadi magnet ekonomi sekaligus ruang transaksi langsung antara pelaku usaha dan masyarakat.

Menariknya, Pemkab PALI menyiapkan strategi tak biasa: mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berbelanja langsung di tenant UMKM melalui sistem kupon atau voucher.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM PALI, Raden Abdurrohman, mengungkapkan bahwa kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap pelaku usaha lokal.

“Dalam rapat pemantapan Panitia yang dihadiri oleh Bupati, Wabup dan OPD, telah disampaikan bahwa nanti OPD akan melakukan deposit untuk ditukarkan menjadi kupon atau voucher belanja di gerai UMKM. Jadi, seluruh jajaran OPD, mulai dari kepala dinas hingga staf, bisa langsung berbelanja di lokasi tanpa harus ke luar area acara,” jelasnya.

Menurut Rohman langkah ini bukan hanya untuk meramaikan bazar, tetapi juga memastikan adanya perputaran uang yang langsung dirasakan oleh pelaku UMKM selama perayaan berlangsung.

Ia menambahkan, konsep ini diharapkan mampu menciptakan efek domino terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya dalam meningkatkan omzet pelaku UMKM dalam waktu singkat.

“Kami ingin HUT PALI ini benar-benar berdampak. Bukan hanya ramai, tapi juga memberi hasil nyata bagi pelaku UMKM. Dengan adanya keterlibatan OPD, kami optimistis transaksi akan meningkat signifikan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Raden juga mengajak seluruh kepala OPD untuk mendukung penuh program tersebut sebagai bentuk sinergi pemerintah dalam membangun ekonomi kerakyatan.

“Kami sangat berharap dukungan dari seluruh OPD. Ini bukan sekadar instruksi, tapi gerakan bersama untuk mengangkat UMKM kita agar lebih berkembang dan berdaya saing,” imbuhnya.

Dengan konsep yang terintegrasi ini, perayaan HUT PALI ke-13 bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga simbol keberpihakan pemerintah daerah terhadap ekonomi masyarakat kecil—sebuah langkah konkret menuju PALI yang lebih mandiri dan sejahtera.

“Kegiatan Bazar UMKM ini juga tentunya untuk mendukung serta menjalankan program Bupati dan Wakil Bupati PALI yaitu Bina, Bantu, Beli,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *