Kopi Hangat, Sinergi Kuat: Kapolsek Penukal Abab Bersama Awak Media Ajak Warga Waspada Karhutla

banner 120x600

LIPUTANOKENEWS.COM, PALI – Secangkir kopi hangat dan obrolan santai mencairkan suasana di Polsek Penukal Abab pada Jumat, 28 Agustus 2026. Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa antara insan pers dari Kecamatan Abab dan jajaran kepolisian, melainkan wujud nyata kolaborasi erat demi menjaga keamanan dan ketenteraman masyarakat di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

AKP Sumartono, SE Kapolsek Penukal

Di tengah perbincangan akrab tersebut, Kapolsek Penukal Abab, AKP Sumartono, S.E., menyisipkan pesan penting terkait ancaman cuaca ekstrem. Mengingat wilayah PALI kini tengah dilanda musim kemarau dengan cuaca panas menyengat, ia mengajak media untuk aktif mengedukasi masyarakat agar waspada terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

AKP Sumartono, SE diketahui menjabat Kapolsek Penukal Abab baru berumur lebih kurang satu bulan ini menyisipkan tiga poin penting yakni: Masyarakat diimbau tidak menyalakan api sembarangan atau membuka lahan dengan cara membakar. 

“Sekarang ini musim kemarau, cuaca panas yang menyengat sangat rentan dengan kebakaran. Namun, meski demikian, jika tidak ada asal-usulnya, api tidak mungkin bisa menyala,” tegas Sumartono di hadapan para jurnalis.

Poin kedua: Dimusim yang serba sulit akibat minimnya ketersediaan air bersih, warga diminta untuk berhemat dan memanfaatkan air secara bijak karena durasi musim kemarau yang masih belum dapat dipastikan.

Sementara poin ketiga: Menghindari pembakaran liar, dan tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta menghemat air merupakan langkah preventif terbaik yang harus digalakkan bersama.

Tidak hanya membahas mitigasi bencana musiman, momen kebersamaan ini juga dimanfaatkan AKP Sumartono untuk mempererat hubungan emosional dengan masyarakat melalui perantara media. Ia menegaskan bahwa institusi kepolisian selalu terbuka dan siap melindungi warga.

“Polisi kan milik rakyat, jadi jangan sungkan-sungkan untuk bersinergi dalam bentuk apapun, hidup ini saling melengkapi.” ujar Sumartono, sekaligus memecah stigma agar masyarakat tidak perlu takut berurusan dengan polisi.

sementara Safrizal salah satu awak media mengatakan jika dirinya merasa bangga, memiliki seorang nomor satu disatuan polisi sektor penkual abab yang memliki sikap terbuka terhadap warga.

”baru kali saya menemukan ada seorang kapolsek yang terbuka dan tidak memiliki sekat dengan masyarakat,” ujar safrizal

menurut Safrizal sikap keterbukaan seorang kepala satuan terhadap bawahan maupun terhadap masyarakat, merupakan contoh sikap seorang pemimpin yang baik.

Pertemuan sore itu ditutup dengan ajakan moral kepada seluruh awak media dan masyarakat di Bumi Serepat Serasan untuk terus bergandeng tangan menghadapi tantangan musim kemarau, demi mewujudkan kabupaten PALI yang semakin maju, aman, dan sejahtera.(FR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!