Aksi Unjuk Rasa Koalisi Masyarakat Lematang, Tuntut Pertamina Adera Rekrutmen Terbuka

Screenshot
banner 120x600
banner 468x60

LON.COM, PALI – Puluhan massa tergabung dalam Aliansi Koalisi Masyarakat Lematang berunjuk rasa menyampaikan orasinya di depan gerbang Kantor Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Field Adera Pengabuan, Selasa (7/4/2026).

Aksi tersebut bermula adanya dugaan berbagai penyimpangan yang dinilai kebijakan perusahaan tidak pro rakyat, yang selama ini seolah-olah dipendam oleh oknum pejabat Prusahaan.

Dalam aksi tersebut, membawa tiga tuntutan utama yang selama ini dinilai belum terpenuhi secara maksimal, transparansi rekrutmen tenaga kerja lokal, membuka kembali rekrutmen tenaga keamanan secara terbuka dan transparan, serta keterbukaan informasi penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) bagi desa-desa di wilayah kerja produksi Pertamina Adera Field.

Hadi Prasmana salah satu perwakilan masa mengatakan bahwa dalam aksi ini pihaknya menginginkan transparansi, dari Pertamina Adera terkait banyaknya temuan dilapangan yang mengindikasikan adanya penyimpangan.

“Puluhan tahun Pertamina berada di Abab Dewa Raja (ADERA), namun tidak pernah melakukan rekrutmen tenaga kerja secara terbuka oleh pihak pendor Pertamina,” ujar Hadi

Ditengah terik matahari yang menyengat, Hadi juga mengatakan tekanan moral yang dibangun dalam aksi ini tetap mengarah kuat pada perlunya evaluasi dari pihak Pertamina Hulu Rokan. 

Lebih jauh Hadi mengatakan, jika tuntutan yang disebut “sederhana” ini belum juga terjawab, justru akan memunculkan pertanyaan yang lebih besar terkait komitmen transparansi dan keberpihakan perusahaan terhadap masyarakat lokal, maka masa aksi tidak segan-segan akan membawa persoalan tersebut ke SKK Migas. Tutup Hadi

Masa aksi yang dimonitoring oleh ratusan personil kepolisian Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) disambut oleh Public Relations PT Pertamina Field Adera Samuel O.m. 

Dalam kesempatan itu Samuel mengatakan, aksi hari ini akan dijadikan bahan evaluasi pihak pertamina dalam rekrutmen tenaga kerja. Sehingga tidak menimbulkan gejolak kembai ditahun mendatang.

“Kami mohon maaf, hari ini FM tidak bisa menemui kawan-kawan aksi, sehingga beliau mengutus saya untuk menemui kawan-kawan disini. Kami berkomitmen, untuk terus melakukan rekrutmen secara terbuka sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh Bupati. Sehingga harapannya kami operasional bisa berjalan dengan lancar.” 

Menutup bicaranya Samuel menegaskan pihaknya akan terus membangun komunikasi baik dengan semua pihak dalam melakukan open rekrutmen, agar tidak kesalahpahaman.

Usai menyuarakan aksinya, puluhan masa membubarkan diri dengan tertib. (FR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *