Liputanokenews.com, PALI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melaksanakan Pelatihan Jurnalistik Mahir Tingkat Dasar berdasarkan arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII. Kegiatan tersebut berlangsung selama satu hari, Minggu (13/9/2026), bertempat di PAC LDII Sinar Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.

Pelatihan ini diikuti oleh para peserta yang merupakan utusan dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII se-Kabupaten PALI. Kegiatan bertujuan meningkatkan kemampuan para peserta dalam membuat dan menyajikan berita yang benar, aktual, berimbang, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPD LDII PALI, Andi Purwandi, S.Pd., Gr., mengajak seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan baik dan memperhatikan setiap materi yang disampaikan oleh para pemateri.
“Ikuti kegiatan ini dengan baik dan pahami apa yang disampaikan oleh para pemateri,” pesannya.
Andi juga menyampaikan bahwa perkembangan media digital memiliki kekuatan yang sangat besar dalam memengaruhi masyarakat. Informasi yang disebarkan melalui media digital dapat menjangkau banyak orang hanya dalam waktu beberapa menit.
Karena itu, ia berharap pelatihan tersebut dapat membekali para jurnalis LDII di tingkat PAC agar mampu membuat berita secara benar dan bertanggung jawab.
“Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para jurnalis yang merupakan utusan PAC se-Kabupaten PALI dapat membuat berita dengan benar, sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat memberikan manfaat,” ujarnya.
Sementara itu, Dewan Penasehat DPD LDII PALI, Adamri, dalam wejangan yang disampaikannya mengajak para peserta untuk turut menyebarluaskan berbagai kegiatan positif LDII kepada masyarakat.

Menurutnya, kegiatan positif yang dilaksanakan mulai dari tingkat PAC hingga tingkat daerah perlu diberitakan dan dipublikasikan dengan baik agar dapat diketahui masyarakat secara luas, bahkan hingga tingkat nasional.
Adamri juga berpesan agar para insan pers LDII senantiasa menjunjung tinggi kejujuran dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Jadilah insan pers yang jujur dan akuntabel. Sampaikan kegiatan-kegiatan positif LDII kepada masyarakat melalui pemberitaan yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” pesannya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai dasar-dasar jurnalistik, termasuk cara membuat berita dengan memenuhi unsur 5W+1H, yaitu what (apa), who (siapa), when (kapan), where (di mana), why (mengapa), dan how (bagaimana).
Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan para jurnalis LDII dalam mengolah informasi menjadi berita yang tidak salah dan tidak timpang. Setiap informasi yang akan diberitakan juga diharapkan melalui proses pengecekan dan pengecekan ulang (check and recheck), sehingga menghasilkan berita yang aktual, akurat, berimbang, dan terhindar dari informasi hoaks.
Melalui kegiatan tersebut, DPD LDII PALI berharap para peserta dapat menjadi jurnalis yang mampu menyampaikan informasi secara profesional serta ikut berperan dalam menyebarkan berbagai kegiatan positif dan bermanfaat kepada masyarakat.(red)












