LON.COM, PALI – Jalan Menang 1 yang berada di Desa Betung Barat Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), merupakan satu-satunya Akses jalan menuju perkebunan warga, diketahui terputus setelah curah hujan deras menerjang kawasan tersebut beberapa hari terakhir.

Jalan menang 1 tak hanya dijadikan warga setempat sebagai akses jalan menuju perkebunan untuk beraktivitas saja, namun jalan menang 1 juga merupakan akses jalan menuju Desa Gunung Menang Kecamatan Penukal Kabupaten PALI.
Diketahui hujan dibeberapa minggu terakhir memang cukup deras sehingga mengakibatkan debit air di aliran sungai semakin meningkat, bahkan dibeberapa titik kebun warga terendam banjir.
Kepala Dusun (Kadus) VI Desa Betung Barat, Rusmanto mengatakan. Jika amblasnya jalan tersebut terjadi sekira pukul 03.00 WIB dini hari. Menurutnya, kerusakan yang terjadi sangat masif sehingga tidak memungkinkan untuk dilintasi, baik oleh kendaraan maupun pejalan kaki.
“Iya betul, jalan menuju Desa Gunung Menang dan Kebun Warga terputus, tidak bisa dilalui oleh kendaraan baik roda dua maupun empat,” ujar Rusmanto pada Selasa, (17/02/2026) pagi
Rusmanto juga mengatakan, jika titik putusnya jalan menang 1 persis didekat lokasi percetakan sawah paye besok Desa Betung Barat, jalur tersebut selain akses menuju Desa Gunung Menang juga merupakan satu-satunya akses utama menuju perkebunan warga.
“Jalan ini merupkan urat nadi warga, kalau jalan ini terputus tentu aktivitas warga lumpuh total, mau menggunakan jalan alternatif sangat jauh berkelilingnya, meski sudah dibuatkan jalan darurat, bahan seadanya, tentu tidak akan bertahan lama.” tegas Rusmanto

Rusmanto bersama pemdes Betung Barat akan berkoordinasi dengan pihak dinas terkait. Untuk mencari solusi serta melakukan langkah cepat agar jembatan jalan menang 1 bisa dibangun.
“Iya sesegera mungkin kami akan melaporkan serta berkoordinasi dengan pihak dinas PUTR, agar jalan ini segera diperbaiki atau dibangun secara permanen.” Pungkas Rusmanto
Sementara Ali Abun (55) warga Desa Betung Barat berharap pemerintah segera mengambil langkah perbaikan, agar jalan yang terputus dapat dilalui oleh warga.
“Kami berharap pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten, segera memperbaiki jalan ini, Agar kami bisa bekerja seperti biasa, kalau seperti ini bagaimana kami membawa hasil panen karet kami.” Kata Ali Abun
Ditempat yang sama Lidian LSM Pengamat Peduli PALI mengatakan, Jalan ini membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. Sebab selain jalan akses utama ke perkebunan warga, jalan ini merupakan jalan penghubung antar dua kecamatan, Kecamatan Abab dan Penukal.
“Jalan ini bukan sekedar jalan biasa, jalan ini merupakan jalan kabupaten yang akan digunakan dalam jangka panjang. Jadi saya tegaskan pemerintah dapat membangun sebuah jembatan atau box culvert yang bagus, kokoh, awet dan tahan lama.” Tegas Lidian

Menurut Lidian kalau dibuat jalan penyebrangan biasa, ia meyakini tidak akan bertahan lama. “Kalau dibuat penyebrangan biasa tidak akan lama, ditambah lagi terjangan air yang sangat kuat. Setidaknya penyebrangan ini membutuhkan box culvert yang kokoh, agar bisa menopang beban maupun terjangan air.” Tutup Lidian. (Red)
















