Sedekah Bedusun di Desa Purun, Iwan Tuaji Wakil Bupati PALI, Mengaku Masa Kecil Sering Mandi di Sebagut

banner 120x600
banner 468x60

Liputanokenews.com, PALI – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), kembali menunjukkan kepedulian dan kecintaannya terhadap adat dan budaya lokal yang ada dibumi serepat serasan.

Hal ini terlihat saat Wakil Bupati PALI Iwan Tuaji, S.H menghadiri acara sedekah bedusun di Desa Purun Kecamatan Penukal Kabupaten PALI, pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Nur Effendi Kepala Desa Purun, menyambut hangat antusias warga yang membanjiri gedung serbaguna puyang nengoda, tak hanya warga Purun saja, namun berbagai masyarakt turut hadir mengikuti rangkaian acara sedekah tersebut.

Kepada awak media Nur Effendi mengaku jika kegiatan sedekah bedusun ini sudah sejak lama tidak dilakukan. Hal inilah yang membuat Nur EFfendi berinisatif untuk mengajak warga purun, untuk bergotong royong menyelenggarakan sedekah bedusun.

“Terakhir sedekah bedusun disini pada 1996, sejak itu, baru hari ini terjadi lagi sedekah bedusun, kedepan ini akan kami jadikan agenda tahunan pemerintah dan warga untuk melakukan sedekah bedusun,” ujarnya

Menurut Nur Effendi kegiatan sedekah bedusun banyak manfaatnya, diantaranya menumbuhkan semangat kegotong royongan, dan kekompakan warga dengan pemerintah desa.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini, saya berharap ini menjadi wadah kita untuk bersilaturahmi, dan semangat gotong royong.” Pungkas Nur Effendi

Sementara Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, S.H didampingi anak dan isterinya, ia mengaku jika desa Purun memiliki banyak sejarah bagi dirinya dan keluarga. Dimana dirinya mengaku, jika waktu kecil dulu ia sering mandi disungai sebagut, kisah silam yang tak pernah terlupakan.

“Desa ini banyak menyimpan sejarah bagi saya dan keluarga, duku saya sering mandi disebagut, dan inilah yang membuat saya hari ini, ingin mengajak warga purun untuk berkumpul kembali berbahagia bersama, apalagi hari ini adalah hari ulang tahun saya yang ke 39 tahun, ini moment yang sangat tepat,” ujar Iwan Tuaji

Iwan Tuaji juga memaknai kegiatan sedekah bedusun ini adalah sebagai sebuah landasan anak-anak muda generasi penerus untuk memahami dan mencintai kultur budaya yang ada dikabupaten PALI.

“Selain bersilaturahmi sedekah bedusun ini juga mengajari kita untuk saling memahami, menghormati, antat sesama warga, mari kita jaga warisan budaya nenek moyang kita, jangan sampai hilang, karena budaya ini sangat tinggi nilainya.” Sambung Wabup

Iwan Tuaji menutup bicaranya dengan mengajak semua masyarakat PALI untuk tetap bersatu padu dalam menjunjung tinggi nilai-nilai budaya, agar kebulaten PALI semakin dikenal oleh masyarakat luas, sehingga terwujudnya PALi maju Indonesia Emas. (Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *