Air Mata Haru dan Ragam Budaya Warnai Kelulusan 42 “Pejuang Ilmu” MI Nurul Ikhwan Betung

banner 120x600
banner 468x60

LON.COM, PALI — Suasana haru bercampur bangga menyelimuti Gedung Serbaguna Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Selasa (16/6/2026). Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Ikhwan Betung menggelar Tasyakuran Kelulusan Tahun Ajaran 2025/2026 dengan melepas 42 siswa-siswi terbaiknya.

Mengusung tema yang sarat akan motivasi, “Selamat jalan para pejuang ilmu, terbanglah tinggi raihlah mimpimu,”acara ini menjadi gerbang awal bagi generasi muda PALI untuk mengejar cita-cita yang lebih tinggi.

Momen emosional mulai terasa saat perwakilan siswa yang dilepas, Aqila, menyampaikan salam perpisahannya. Putri dari tokoh agama terkemuka KH. Aman Rohman ini mengungkapkan rasa syukur dan doa mendalam untuk para pendidik mereka.

”Terima kasih buat guru-guru yang telah banyak memberikan kami ilmu. Semoga ilmu-ilmu yang telah kami dapat, bermanfaat untuk diri kami dan bermanfaat untuk dunia dan akhirat,” ungkap Aqila dengan penuh takzim.

Rasa terima kasih yang sama juga disuarakan oleh Yusni, yang hadir memberikan sambutan mewakili seluruh wali murid. Enam tahun menitipkan anak-anak di MI Nurul Ikhwan meninggalkan kesan mendalam bagi para orang tua.

“Saya ucapkan terima kasih kepada dewan guru, yang telah mendidik anak kami selama 6 tahun,” tutur Yusni penuh haru.

Tidak hanya diwarnai isak haru, tasyakuran ini juga berlangsung semarak dan estetik berkat penampilan bakat dari siswi-siswi MI Nurul Ikhwan. Berbagai penampilan seni turut memukau para tamu undangan yang hadir.

Gedung serbaguna menjadi tampak anggun saat para siswi dengan gemulai membawakan Tari Tanggai, tari tradisional khas Sumatera Selatan yang bermakna sebagai penghormatan dan penyambutan tamu. Selain itu, penonton juga dihibur dengan penampilan Tari Kreasi yang atraktif, menunjukkan bahwa madrasah ini tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga sukses melestarikan budaya dan mengasah kreativitas seni para muridnya.

Di penghujung acara, Kepala Sekolah MI Nurul Ikhwan Betung, Muslim, S.Pd.I, memberikan pesan pamungkas yang sangat bermakna bagi 42 lulusan. Beliau menekankan bahwa kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan awal ujian sesungguhnya di kehidupan nyata.

Muslim berharap agar seluruh bekal agama, moral, dan pengetahuan yang telah diajarkan selama enam tahun terakhir tidak hanya disimpan dalam buku, melainkan diamalkan. Beliau sangat berkeinginan agar para siswa-siswi tersebut mampu mengadaptasikan ilmu yang telah mereka dapatkan agar membawa dampak positif dan manfaat langsung di tengah-tengah masyarakat.

Selamat jalan para pejuang ilmu! Terbanglah tinggi, raih mimpimu, dan tebarkanlah manfaat bagi dunia dan akhirat. (FR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *