LON.COM, PALI – Pergantian tahun baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026, menjadi momentum refleksi mendalam bagi masyarakat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Wakll Ketua DPRD Kabupaten PALI, Firdaus Hasbullah, SH, MH, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak sekadar terjebak dalam perayaan simbolis, melainkan menjadikan momen ini sebagai bahan evaluasi bersama.
Menurut Firdaus, esensi sejati dari hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah adalah sebuah spirit perpindahan menuju peradaban yang lebih baik, persatuan, dan harapan baru.
“Hijrah hari ini adalah keberanian memperbaiki diri, memperbaiki tata kelola, memperkuat solidaritas, dan menghadirkan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada rakyat,” ujar Firdaus dalam rilis refleksi tahun barunya.
Di tengah dinamika sosial, ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks, Firdaus menekankan bahwa Kabupaten PALI yang sedang berkembang pesat sangat membutuhkan energi kolektif yang dibangun dari optimisme.
Ia memetakan empat poin penting perubahan perilaku yang harus diadopsi masyarakat saat ini:
Pertama, Sikap mental: Berhijrah dari pesimisme menuju optimisme yang kuat. Kedua, Pola interaksi: Mengubah konflik menjadi kolaborasi yang produktif. Ketiga, Budaya sosial: Meninggalkan budaya saling menyalahkan dan beralih ke budaya saling menguatkan. dan ke Empat, Orientasi tujuan: Menggeser kepentingan pribadi demi kemaslahatan masyarakat yang lebih luas.
“Kita tidak boleh terjebak pada perbedaan yang memecah belah. Kemajuan PALI hanya dapat dicapai melalui kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial,” tegasnya.
Lebih lanjut, politisi senior ini memuji karakter masyarakat PALI yang dikenal religius, pekerja keras, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan. Fondasi karakter inilah yang menurutnya harus menjadi modal utama pembangunan daerah.
Bagi Firdaus, keberhasilan sebuah daerah tidak boleh hanya diukur dari megahnya infrastruktur fisik. Pembangunan moral, akhlak, dan kualitas manusia jauh lebih krusial untuk menciptakan masyarakat yang harmonis.
Tidak hanya berbicara untuk masyarakat umum, momentum sakral ini juga dijadikan Firdaus sebagai refleksi internal bagi jajaran legislator di DPRD Kabupaten PALI. Ia mengingatkan rekan sejawatnya bahwa kursi parlemen adalah amanah besar dari rakyat yang wajib dijaga dengan integritas tinggi.
“Amanah rakyat harus dijalankan dengan kejujuran dan keberpihakan terhadap kepentingan publik. Politik sejatinya harus menjadi jalan pengabdian, bukan sekadar ruang perebutan kepentingan,” cetusnya mengingatkan.
Menutup refleksinya, Firdaus Hasbullah mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh warga Kabupaten PALI. Ia berharap tahun baru ini membawa keberkahan, kemajuan, dan keadilan yang merata.
“Mari jadikan semangat hijrah sebagai energi perubahan untuk PALI yang religius, maju, dan berkeadilan,” pungkasnya.
Editor : Fatur Rohim
Sumber : Release Resmi Firdaus Hasbullah melalui akun facebook pribadinya















