Merajut Sinergi Kebangsaan: AHY dan Gus Kikin Pererat Silaturahim Lewat Layar Digital

banner 120x600

Liputanokenews.com – Jum’at (4/9/26). Di tengah kesibukan mendampingi ayahnya, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menjalani pemeriksaan medis di Amerika Serikat, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), tetap menyempatkan diri merawat kedekatan dengan para ulama.

Melalui sambungan video yang dijembatani oleh Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Emil Dardak, AHY tampak sumringah dan tersenyum hangat saat bercengkerama dengan Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026–2031, KH. Abdul Hakim Mahfudz, atau yang akrab disapa Gus Kikin.

Meski terpisahkan jarak benua dan kesibukan negara, suasana keakraban begitu terasa dalam layar kaca. Dalam perbincangan tersebut, AHY menyampaikan salam hormat sekaligus permohonan maaf karena belum berkesempatan sowan secara langsung ke Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.

“Insya Allah, selepas rangkaian hari ulang tahun Partai Demokrat, agenda bersilaturahim secara langsung ke Jombang akan segera dijadwalkan,” ungkap AHY penuh antusias, seraya menitipkan salam hangat kepada seluruh keluarga besar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Bagi AHY, sinergi antara unsur pemerintah, partai politik, dan para ulama bukan sekadar agenda seremonial, melainkan pilar utama dalam menjaga stabilitas dan moral bangsa. Kunjungan virtual ini menegaskan komitmen berkelanjutan Partai Demokrat untuk terus berjalan berdampingan dengan kaum Nahdliyin. Kolaborasi strategis antara umara dan ulama diyakini menjadi energi positif untuk mengawal pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia yang merata di seluruh nusantara.

Kehangatan interaksi digital ini sekaligus memberikan pesan mendalam bahwa teknologi mampu meruntuhkan sekat ruang dan waktu demi merajut persatuan. Harapan besar dipanjatkan agar kehadiran Nahdlatul Ulama senantiasa menjadi sumber keberkahan bagi umat, sekaligus mitra strategis dalam merawat Indonesia agar tumbuh semakin maju, adil, dan kuat di kancah global.(FR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!