LIPUTANOKENEWS.COM, PALI – Sebanyak 70 jurnalis di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) antusias mengikuti Edukasi Media “Sinergi Hulu Migas bersama Jurnalis Guna Menciptakan Konten Media Edukasi di Era Digital”.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Arsendora Pendopo, pada Rabu (2/9), ini merupakan ajang kolaborasi SKK Migas bersama KKKS wilayah Sumatra Bagian Selatan (Pertamina EP dan Medco Energi) dengan para insan pers di bumi serepat serasan.


Edukasi media ini juga bertujuan membuka wawasan peserta mengenai peran strategis hulu migas dalam mengawal eksplorasi dan eksploitasi berbasis kontrak kerja sama. Sektor ini ditegaskan menjadi tulang punggung dalam mendukung Asta Cita Presiden RI, khususnya pada poin kemandirian bangsa melalui kedaulatan energi.
Koordinator Departemen SKK Migas Sumbagsel, Febrian, mengapresiasi dedikasi tinggi para insan pers. Ia berharap kegiatan ini membekali media untuk tampil lebih profesional dan menguasai lanskap digital.
Ketua PWI Kabupaten PALI, Joko Sadewo, S.H., M.H., mengingatkan pentingnya menjaga integritas di ruang digital. Wartawan harus tetap patuh pada UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik, serta cermat membedakan fakta terverifikasi dengan opini pribadi di akun media sosial masing-masing.
Suasana makin semarak tatkala konten kreator asal Palembang, Juju Sionyol, membagikan trik praktis mengubah media sosial bukan sekadar corong informasi, melainkan peluang membangun personal branding dan mendulang nilai ekonomi.
“Buat teman-teman yang mau bikin content, ini kesempatan terbesar untuk memanfaatkan sosial media, selain gratis, kalian juga bisa berkreasi semaunya, tetapi tetap mempertimbangkan dampak negatif dan fositifnya.” Ujar juju dengan muka tersenyum

Tak sampai disitu, para peserta langsung diuji lewat tantangan membuat video content yang dibagi lima kelompok berdurasi 30 menit untuk meracik konten kreatif.
Kelompok 4 keluar sebagai juara pertama setelah memukau dewan juri. Ceceling dan Fatur Rohim merupakan anggotanya, mengaku gembira bukan karena hadiah suvenir menarik yang didapat, melainkan esensi pembelajarannya.
“Ini bukan tentang soal kemenangan, tetapi sejauh mana keinginan kita mencoba sesuatu yang lebih baik,” ujarnya
Melalui kegiatan Edukasi Media ini, SKK Migas, Pertamina EP dan Medco Energi, membuktikan bahwa jurnalis daerah tidak hanya dituntut tajam dalam merangkai kata, tetapi juga kreatif bertransformasi di era digital demi menyuarakan kedaulatan energi dari Bumi Serepat Serasan.(FR)














